Gaya Pidato Gebrak Meja Yang Dianggap Selevel Sukarno

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyampaikan tindakan Prabowo Subianto menggebrak meja kala pidato adalah bentuk spontanitas serta ekspresif. Ia menolak Prabowo marah-marah sampai tak dapat membendung emosi.

” Spontanitas. Itu namanya dinamika panggung. Itu bermakna Pak Prabowo rasakan at home serta rasakan komunikatif dengan banyak audience. Gebrak-gebrak itu tak dijadwalkan. Jadi itu sisi dari suatu dinamika panggung, ” ujar Fadli di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (9/4) .

Fadli menyatakan Prabowo bukan pribadi yang pemarah. Diakuinya udah sama sama mengetahui semenjak 11 tahun yang silam serta tidak sempat menyaksikan Prabowo berang.

Fadli memandang jenis pidato Prabowo memang demikian. Kecuali dibumbui aksi spontan, bisa pula berkomunikasi dengan beberapa ribu orang. Ia menyebutkan jenis pidato itu sama juga dengan Presiden pertama Indonesia Sukarno.

Baca Artikel Lainnya : teks pidato singkat

” Saya duga tidak juga ada yang menyamai. Jenis Pak Prabowo ini saya duga udah selevel dengan gayanya Bung Karno, tanpa ada teks . Bung Karno menakjubkan hebatnya, tetapi ada sejumlah Bung Karno berencana itu dengan gunakan teks begitu, ” kata Fadli.
Gebrak Meja, Jenis Pidato Prabowo Dirasa Selevel SukarnoWakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon.

Fadli memperjelas aksi ekspresif yang spontan Prabowo kala pidato bukan manifestasi dari satu amarah. Menurut dia, sampai kini malahan calon presiden nomer urut 01 Joko Widodo yang kerapkali berang kala berorasi.

Ia berikan contoh kala Jokowi menyebutkan mau menantang penyebar kabar palsu atau hoax. Menurut Fadli, Jokowi kala itu dalam keadaan berang.

” Coba lihat dong yang marah-marah itu Jokowi. ‘Saya akan lawan’ sampai suaranya melengking serta tak patut. Berang juga tak patut, ” kata Fadli.

Tindakan Prabowo menggebrak meja tribune berlangsung kala ia berkampanye di Yogyakarta, Senin (8/4) . Disana ia berpidato seperti rata-rata.

Semakin lama, Prabowo bicara dengan suara nyaring. Tangannya tak diam. Ia menghajar meja berkali kali seakan tengah berang pada keadaan bangsa Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *