Anak Dari Plandaan Juara 2 OSN SD Se-Jombang

Nama Arfian Yoga Pratama dalam beberapa hari paling akhir berubah menjadi percakapan banyak orang-orang. Gak cuma di kampung halamannya di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, percakapan bab Arfian pun berlangsung sampai meja petinggi Dinas Pendidikan serta Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Bagaimana tak, datang dari sekolah yg ‘tak populer’ lantaran lokasi pelosok rimba ialah SDN Sudut Klitih 1, Arfian menggapai Juara 2 OSN tingkat SD se Kabupaten Jombang buat mata pelajaran Matematika. Anak pertama dari pasangan Zaenal Arfianto serta Ernawati ini mematahkan pemikiran banyak pihak ; tiga besar OSN merupakan punya pelajar dari SD teratas.

Terlahir jadi anak dari keluarga simple, Arfian Yoga Pratama memberikan, usaha giat dalam belajar gak berubah menjadi hambatan dalam menggapai prestasi. Siswa kelas 5 ini bakal di kirim ke Surabaya berbarengan dua siswa yang lain buat mewakili Jombang dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Jawa Timur.

Tempo hari (22/3) , Jawa Pos Radar Jombang menjumpai Arfian di sekolahnya. Didampingi Kepala SDN Sudut Klitih 1 Sutikno, Arfian tengah tidak ada aktivitas belajar. Pihak sekolah kebetulan tengah mengerjakan pertemuan dengan orang-tua siswa. “Kami memang berniat menyatukan orang-tua wali, lantaran berbagai hal yg butuh kami berikan. Juga termasuk perihal OSN ini, ” ujarnya.

Terlebih dengan hasil OSN tahun ini, pihaknya terasa butuh libatkan andil orang-tua wali buat persiapan OSN tahun depannya. “Kami berikan siswa yg sekarang kelas 3 serta 4, bakal diproyeksi buat OSN tahun depannya. Tiada keikutsertaan orang-tua, hasil maksimum dalam OSN tak kan dapat digapai, ” susulnya.

Berkenaan prestasi yg digapai SDN Sudut Klitih 1 dalam OSN tahun ini, Sutikno gak menolak apabila sangatlah mengagetkan. “Awalnya memang kami tidaklah terlalu yakin. Akan tetapi disaat Arfian lolos seleksi tingkat Kecamatan Plandaan, disana optimisme kami bertambah tumbuh, ” ujarnya.

Sutikno menyampaikan, kala seleksi tingkat Kecamatan Plandaan, pihaknya cuma berkirim dua anak. “Masing-masing satu anak buat mata pelajaran Matematika serta IPA. Pada tingkat kecamatan, cuma Arfian yg lolos 10 besar dengan posisi pertama, ” imbuhnya. Sesudah itu, pembinaan terhadap 10 siswa itu dilaksanakan dengan cara mendalam di Wilker Pendidikan Kecamatan Plandaan.

“Kemudian ada seleksi kembali serta diambil enam besar, Arfian tetap menduduki posisi pertama. Pada seleksi paling akhir yg diambil tiga besar, Arfian pun kembali menduduki posisi pertama, ” pungkasnya. Tiga anak dari OSN mata pelajaran Matematika, ditambah tiga anak dari mata pelajaran IPA, terus di kirim buat ikuti seleksi tingkat kabupaten.

Beradu dengan siswa dari 20 kecamatan, cuma satu anak dari Kecamatan Plandaan yg lolos enam besar tingkat kabupaten. “Hanya Arfian yg lolos, itu pun posisi ke-6 atau terbawah. Enam siswa terpilih ini terus memperoleh pembinaan dari dinas, ” ujarnya. Sehabis lima hari ikuti pembinaan, enam siswa ini kembali diseleksi buat diambil tiga besar.

Akhirnya, Arfian yg awal kalinya posisi ke-6, pada seleksi akhir finis di posisi ke-2. “Ini sejenis sesi final, seluruhnya tak mengira lantaran Arfian sebelumnya tak diunggulkan, ” katanya.

Jawa Pos Radar Jombang juga pernah bersua dengan Ernawati, ibu dari Arfian. Ernawati menyatakan, suaminya kerja jadi kondektur bus di Sidoarjo. Sesaat dia sendiri merupakan buruh serampangan, serta sesehari tinggal di Dusun Klitih. “Bapaknya pulang 1bulan sekali, dalam rumah pun jadi buruh tani. Sama seperti saya, bila dalam rumah kerja seadanya. Dibawa ke sawah jadi buruh tani pun kerap, ” ujarnya.

Ernawati menyatakan Arfian betul-betul gak ikuti aktivitas les atau penambahan belajar. Kapabilitas Arfian dalam mata pelajaran Matematika, udah didapati Ernawati sejak mulai anaknya tetap TK. “Dulu ada satu diantara guru TK yg mengemukakan, bila Arfian itu punyai kemampuan di Matematika, ” ujarnya.

Dia sendiri sesungguhnya mau mengikutsertakan anaknya ke aktivitas arahan belajar. Akan tetapi lantaran jarak yg jauh, ditambah keadaan ekonomi, bikin impian itu mesti ditahan dalam-dalam.

Buat didapati, Dinas Pendidikan serta Kebudayaan Kabupaten Jombang mengirimkan enam siswa SD/MI dalam OSN tingkat Propinsi Jawa Timur. Enam siswa itu terdiri dalam dua category, OSN Matematika serta IPA. Buat Matematika mencakup Yodha Tegar Segara Bening siswa SDN Kepanjen II Jombang (juara 1) , Arfian Yoga Pratama SDN Pojo Klitih 1 Plandaan (juara 2) , Syahfana Pelangi siswi SDN Talunkidul Sumobito (juara 3) .

Dan category IPA mencakup Ali Ahriza Ahda Yusroni siswi SDIT Al Ummah Jombang (juara 1) , Hizkya Jose Immanuel Anjello dari SDN Dengan 3 (juara 2) , dan M Nabil F. F dari MIN 4 Jombang (juara 3) . Sebelum pergi ke OSN Propinsi Ja-tim, mereka memperoleh pembinaan sepanjang lima hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *